![]() |
| Foto: Jhoni M |
Gerakan Peduli
pendidikan DITOME (Dipa, Topo, Menou) merupakan organisasi yang didirikan untuk
menampung suara mahasiswa yang berasal dari Distrik Dipa, Topo, dan Menou di
kabupaten Nabire. Tujuan utamanya adalah untuk memperhatikan pendidikan, dengan
struktur yang jelas agar bisa menjadi Organisasi yang peduli terhadap masalah
pendidikan.
DITOME, yang dirintis
oleh Jhon Madai, seorang mahasiswa dari Nabire yang belajar di Bandung, saat
ini menanggapi isu pembangunan asrama yang sedang berlangsung di Kalibobo
Nabire, yang ditujukan untuk mahasiswa dari Distrik Dipa, Topo, dan Menou.
Jhon Madai menilai
pendidikan sangat penting untuk generasi mendatang dan sangat berpengaruh pada
pembangunan suatu bangsa. Oleh karena itu, DITOME memberikan komentar mengenai
pembangunan asrama oleh Pemkab Nabire dengan beberapa catatan penting. Ia
mengungkapkan bahwa ada masalah dengan klaim asrama yang sebelumnya telah
dinegosiasikan untuk mahasiswa Dipa, Topo, dan Menou, tetapi saat ini justru
diklaim atas nama individu.
Baca Juga : jembatan-kali-keisai-rusak
Lebih lanjut Jhon
menjelaskan bahwa belum ada tanggapan dari Pemkab Nabire dan Polres Nabire
terkait masalah ini, sehingga DITOME mencurigai adanya kepentingan pribadi. Ia
juga mempertanyakan kebijakan Dinas Pendidikan Nabire yang telah memulai
pembangunan asrama namun tidak ikut serta menyelesaikan masalah tersebut. Oleh
karena itu, sebagai wakil DITOME, Jhon mendesak pemerintah Nabire untuk segera
menyelesaikan masalah ini, apapun cara yang dipilih, baik itu melalui hukum,
adat, atau pendekatan kekeluargaan.
DITOME juga berkomitmen
untuk terus mengikuti perkembangan masalah ini hingga tercapai penyelesaian.
Jika tidak ada penyelesaian, DITOME akan siap mengambil langkah hukum untuk
mendukung proses penyelesaian masalah yang ada.
Oleh : Jhoni Madai M
Terima kasih telah membaca. Sala Satu Mahasiswa Ditome Desak Pemkab Nabire Menyelesaikan Masalah Asrama Dipa Di Kalibobo.Silakan bagikan...!

0 Komentar untuk "Sala Satu Mahasiswa Ditome Desak Pemkab Nabire Menyelesaikan Masalah Asrama Dipa Di Kalibobo"