Agama Baru Yang Menyesatkan
![]() |
| Ditome M |
Warga Papua terkejut dengan berita mengenai munculnya aliran sesat di Genyem, Jayapura, Papua. Agama penyesat ini di buka oleh seorang pria yang bernama (Franky Monim).
Informasi-informasi
mengenai kasus dugaan Ajaran sesat di Genyem, Jayapura, Papua, yang diungkap
oleh kepolisian. FM di duga mengajarkan ajaran sesat yang pengikutnya di
izinkan untuk berhubungan intim dengan bertukar pasangan.
Kapolres Jayapura,
masalah ini dimulai ketika aliran yang menyimpang itu menjadi viral di media
sosial. Penduduk setempat mulai curiga atas aktivitas yang terjadi di sebuah
pondok yang didirikan di belakang SMA Negeri 1 Nimboran.
"Lebih tepatnya
pada sekitar tanggal 5 atau 6 April lalu, para pemuda dari Kampung Kobain
mengetahui tentang kegiatan yang mencurigakan itu dan kemudian pergi ke lokasi
yang disebutkan.
Sekte yang salah itu
dibentuk oleh seorang pria bernama Franky Monim (FM). Sekte tersebut
mengajarkan para anggotanya untuk beribadah di malam hari.
"Di antara hal-hal
tersebut, ada dugaan bahwa ibadah itu melibatkan aktivitas seksual antara para
pengikut. Bahkan dengan pasangan orang lain, yang sangat bertentangan dengan
hukum dan norma-norma moral.
Baca Juga : dalam-hal-memberi
Warga di daerah
tersebut telah mengeluarkan kelompok aliran yang menyimpang itu. Pendiri serta
anggota FM sekarang telah melarikan diri ke Sorong.
"Kegiatan kelompok
ini kini sudah tidak ada. Dari informasi yang diperoleh oleh polisi, ada 20
orang yang menjadi pengikutnya. Namun, sebagian besar dari mereka sekarang
telah melarikan diri ke Sorong.
ibadah di lakukan oleh kelompok ini tidak sama dengan praktik agama biasanya. Oleh karena itu, setelah melakukan ibadah, para anggotanya dapat melakukan hubungan intim meskipun dengan orang yang bukan pasangan sah mereka.
"Setiap orang yang
ikut dalam ibadah boleh saling menukar pasangan atau memilih pasangan dengan
bebas. Pendiri ajaran yang menyimpang ini mengklaim mampu menyembuhkan orang
yang sakit.
Polisi akan mengambil
tindakan keras terhadap kelompok-kelompok yang mengganggu ketenteraman sosial.
"Untuk mencegah
masalah, kami meminta masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan
kepada aparat jika melihat sesuatu yang mencurigakan di sekitar.
Oleh : Ditome M

