![]() |
| Ditome M |
Jembatan penghubung kampung Epowa dan Tagauto rusak, tidak bisa untuk di lewati sebab kayu-kayu yang manjadi landasan sudah lapuk. Kali Keisai cukup luas jaraknya, masyarakat Dipa agak kewalahan untuk menyebran kali tersebut. Bahkan ada yang tengelam terbawa arus air, saat menyeberan kali tersebut.
Masyarakat Distrik Dipa apa bila ingin berpergian ke kampung lain harus menyebarang lewat kali Keisai, untuk ke amanan tidak menjamin. Kami masyarakat Dipa minta kepada Pemerintah Kabupaten Nabire agar bisa di masukan dalam program Pemerintah, agar jembatan tersebut bisa di pake oleh masyarakat Dipa.
Ujar Dusun setempat,” untuk landasan jembatan gantung harus di ganti dengan besih baja agar jembatan tersebut bisa di pake oleh masyarakat Dipa lebih lama, Rabu (25/04/2025).
Masyarakat yang terbawa oleh arus air tersebut” Simon Magai” akhirnya meninggal dunia. Waktu jarak tempuh dari kampung Epowa menuju Tagauto bisa bermalam di tenggah jalan. Kerena tidak ada jalan darat, atau udara makanya barang bawaan tersebut di angkut dengan berjalan kaki, pada saat penyenbrangan tersebut tidak bisa di menyebrangkan langsung, tetapi harus di akut satu persatu makan-nya bisa memakan waktu 03 jam sampai dengan 04 jam”pungkasnya.
Semua masyarakat Dipa berharap kepada Pemerintah terpilih agar Kabupaten Nabire bisa menanggapi suara rakyat kecil, suara rakyat adalah suara Tuhan.
Oleh : Ditome M
Terima kasih telah membaca. Jembatan Kali Keisai RusaK .Silakan bagikan...!

0 Komentar untuk "Jembatan Kali Keisai RusaK "