-->

Berita, Artikel, Cerpen, Cerita Rakyat, Horor, Budaya Papua, Religi, Book Bacaan, Biografi

Motivasi Menulis

PASAR MAMA-MAMA PAPUA DI UWAPA

Ditome M

Arti Suatu Pasar

Pasar lokal merupakan sebuah pasar yang dapat melakukan transaksi jual beli sayur mayur, atau rica dan lain sebagainya.

dalam satu Distrik, yang dimana tempat produk tersebut dihasilkan, oleh perkebunan masyarakat sekitar. Pasar lokal bisa juga diartikan sebagai pasar lokal yang melayani permintaan dan penawaran hanya dalam satu Distrik itu saja.

Masyarakat yang bermukim di Distrik tersebut, apa bila ingin berbelanja harus di pasar yang telah tersedia di Distrik tersebut.

Aktivitas Mama-Mama Pasar

Atifitas mama-mama pasar keseharian-nya. Di kebun dan di pasar. Mama-mama pasar sudah jadi hal biasa bagi mereka untuk bangun pagi. Bagi mama-mama yang mempunyai anak, biasanya bangun tepat jam 05-atau jam 06, untuk menyiapkan makanan bagi anak mereka yang hendak pergi ke sekolah.

Untuk mengerjakan tugas utama bagi mama-mama pasar, di kebun. Pada pagi hari mama-mama pasar mencabut rumput atau babat-untuk memperluas kebun. Di atas jam 01 antar jam 02 siang, mama-mama tersebut mengambil hasil kebun yang bisa di jual ke pasar.

Banyak sekali mama-mama yang berjalan kaki membawa bahan jualan dengan berjalan kaki, dengan jarak berkilo-kilo, untuk sampai ke pasar.

Ketika sampai di pasar mama-mama pasar tersebut berjualan di atas tanah, hanya beralaskan karung.

Bahan jualan yang di bawa dari kebun tidak terjual habis, di sebabkan oleh kuranya pembeli,” saya sendiri pernah membeli sayur di pasar kampung Marga Jaya, atau yang di kenal dengan Sp1, saya hanya membeli satu ikat sayur, dan mama tersebut menambahkan sayur dua ikat untuk saya bawa,” saya berkata kepada mama tersebut, saya tidak ada uang untuk membeli dua ikat ini lagi, mama itu berkata, tidak papa anak bawa saja, di dalam noken ini masih banyak, dari pada sayur jadi layu dan terbuang percuma. Hampir tiap hari saya bawa pulang Jualan.

Kurangnya Perhatian Pihak Berwajib Bagi Masyarakat Kecil Seperti Mama-Mama Pasar

Di suatu daerah tidak semua masyarakat berpendidikan, pastinya ada masyarakat biasa yang tidak berpendidikan.

Masyarakat yang tidak berpendidikan tersebut. Mempunyai mata pencarian-nya masing-masing, agar kebutuhan ekonomi orang tersebut terpenuhi. Saya membahas lebih fokus pada, Perekonomian mama-mama pasar

1.      Mama-mama pasar, tidak mendapatkan tempat jualan yang layak, untuk berjualan.

Sebagai pemerintah yang paham terkait bantuan-bantuan dari pemerintah Kabupaten mau pun provinsi. Harus adanya permintaan pembangunan pasar melalui Dinas sosial, Dinas Disperindag atau dinas lain-nya, yang bisa membantu. Agar mama-mama Papua, bisa mendapatkan tempat jualan yang layak

2.      Membatasi pedagang kaki lima yang datang menjual sayur mayor di Uwapa. Apa bila pedagang kaki lima ingin berjualan haru menjual bahan-bahan makanan yang tidak ada di Uwapa. Ikan laut, Tahu, Pakis dan lain sebagainya.

Pedagang kaki lima yang naik dari kota tiap pagi ini yang menyebabkan sayur mayor mama-mama pasar tidak terjual habis. Bagi ibu-ibu tiap pagi sudah menunggu pendagang kaki lima naik dari Nabire. Ibu-ibu tersebut membeli sayu tiga ikat, empat ikat. Karena sudah ada sayur masak, pagi, siang dan sore. Ibu dan bapak sudah tidak datang ke pasar untuk membeli sayur di pasar.

3.      Bagaimana ekonomi Mama Mama Papua

Mama-mama pasar untuk kesejatraan ekonomi hanya melalui berjualan. Hasil jualan mama-mama tersebut, beli vetsin, Garam, biaya anak sekolah dan kebutuhan lain sebagainya.

Peran Pemerintah

Kepala Distrik, Kepala Suku, sangat berperan penting untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan tiga pin di atas ini menjadi tugas tanggung Jawab Kepala Distrik Kepala Suku.

Kesejahtraan mama-mama pasar di suatu daerah bergantung kepada pemimpin yang Kritis dan bijak sana dalam mengambil tindakan dan keputusan.

Saya sebagai penulis berharap betul-betul memperhatikan masalah ini dengan serius. Apa bila hari ini pemimpin hadir untuk membicarakan hal-hal baik untuk kepentingan orang banyak, maka generasi-nya tidak akan mendapat kesulitan. Ada pepatah yang mengatakan, apa yang ko tanam itu yang ko akan tuai.


Oleh                : Ditome M

Label: Opini

Terima kasih telah membaca. PASAR MAMA-MAMA PAPUA DI UWAPA.Silakan bagikan...!

0 Komentar untuk "PASAR MAMA-MAMA PAPUA DI UWAPA"

Back To Top